Wednesday, November 16, 2005

Puzzle 72 dan Lazy Town

Udara di atas langit trekweg udah makin dingin. Jadi makin males keluar rumah...Ngomong-ngomong soal males keluar rumah, beberapa hari lalu Abah dapet surat dari yayasan sekolahnya Odang, ngasih tahu kalo tahun depan subsidi pemerintah untuk sekolah yang untuk program Pyramide itu udah selesai alias tahun depan kalo odang sekolah lebih dari 2 hari berarti nambah uang bayarannya. Horeee....lho kok??? Hihihi...soalnya abah dan ummi mutusin odang lebih baik sekolah dua hari per pekan aja. Ummi males nganter odang apalagi kalo pas musim dingin begini. Odang juga suka kecapekan kalo sekolah 4 hari sepekan, jadi seringnya males ke sekolah apalagi kalo udah asyik main sama adek, adek juga kasihan kedinginan di gerobaknya kalo pas antar odang, eleuh-eleuh....sampe berderet begitu alasannya ya.

Ya udah itu mah masih tahun depan, ummi mau cerita halal bi halal di rumah Tante Herry kemarin. Seperti biasa Odang main di halaman luar sama Gilles tapi kali ini juga ada Farah anaknya Tante Cicie, juga beberapa anak-anak Indo Belanda sebaya mereka. Cuma Odang lagi rada jaim, mainnya malu-malu, maunya ditemenin abah. Kalo ummi di dalem aja sama adek, di ruangan yang hangat. Tante Herry masak soto makasar mhhh...nikmat deh, juga nasi kuning lengkap. Sayang Adek yang masih nggak enak badan keburu tidur sebelum ummi sempet nyobain semua jenis makanan disana. Wah, ummi kesengsem sama tahu isinya tante cicie dan onde-ondenya Bunda Siti, begitu sampe rumah dipraktekin tuh. Pulangnya kami ke pasar Oude Rijswijk beli buah, tempelan teddy untuk celana odang dan benang untuk jahit ummi.


Image hosted by Photobucket.com


Udah sekitar dua bulan ini odang lagi seneng banget lihat program di Cbeebies, film anak-anak Lazy Town. Filmnya sih bagus, ngajarin anak-anak supaya nggak malas, rajin olah raga, makan sayur dan buah, juga tentang hubungan persahabatan. Ada tokoh antagonisnya juga yang sukanya makan junkfood, malas dan dengki. Lumayan lah dari pada film-film lainnya. Odang juga lagi seneng main puzzle. Waktu ummi dapet rejeki voucher belanja dari Ranesi, selain beli keperluan lain ummi juga beliin odang puzzle isi 72 keping di Hema yang kebetulan lagi aanbieding besar-besaran. Alhamdulillah lancar-lancar aja Odang ngerangkai keping-keping itu.




Image hosted by Photobucket.com


Adek sekarang makin aktif dan lancar jalan, suka buka-buka buku (ah...akhirnya si adek menyukai buku juga), masih seneng ngoprek komputer dan rak buku, manjatnya juga tambah jago. Cuma verbalnya masih perlu terus dilatih, adek baru bisa ngomong jatuh, lampu, dan beberapa kata lainnya yang semua ada vokal u, o, a dan sedikit e. Kalo vokal i adek belum bisa. Makanya kalo panggil ummi jadi umma. Dia juga lagi suka banget sama semua yang berbau burung...gara-gara waktu kami beli karpet di sebuah toko karpet milik orang Turki, si empunya toko pelihara burung parkit yang udah lulut banget, parkit itu naik ke tangan ummi, cuma waktu adek antusias mau pegang tiba-tiba jari adek dipatok si burung. Adek kaget tapi nggak nangis, ternyata pengalaman d patok burung itu sangat berkesan buat adek. Tiap lihat burung atau gambarnya dia langsung bilang, "ce..ce..ce.." maksudnya cit..cit..cit sambil jari-jari tangannya menjentik-jentik.
Kalau pas pergi dan ada burung atau bebek di sungai atau di parit, adek maunya berhenti lihat dulu, tapi lihatnya dari jauh aja, karena belakangan flu burung kan juga lagi melanda eropa melalui binatang liar yang bermigrasi. Sekarang ini lihat burungnya di TV atau gambar aja ya dek...


Sunday, November 06, 2005

Lebaran



Waktu lihat adek dua hari lalu mulai lancar jalannya, jadi keingetan kalo udah lama nggak nulisin blog bidadari mungil ummi ini. Selama Ramadhan kemarin umminya memang repot banget jadi nggak sempat blogwalking ke rumah-rumah maya tetangga kita. Maaf ya teman-teman dan tante-tante...Insya Allah kami akan jalan-jalan lagi sekalian silaturahmi lebaran. Terima kasih ucapan dan doa jaarignya Hannah. Alhamdulillah, Hannah sekarang sudah lancar jalan dan lagi keranjingan, kemana-mana maunya jalan :)

Flash back cerita selama ramadhan kemarin, kebanyakan waktu dihabiskan di rumah karena cuaca udah mulai dingin, sempat dua kali ikut buka puasa bersama di rumah tante Herry dan rumah tante Irma. Kami dijemput Ibu Johanna dan Pak Pieter, terus sama-sama ke rumah tante Herry. Odang cuma main sama Gilles aja, mereka cocok main berdua karena seumur kalau teman-teman yang lainnya udah lebih besar. Hannah belakangan lagi lengket banget sama ummi, jadi pas sholat maghrib dia nggak mau sendiri,maunya digendong. Akhirnya ummi nggak ikut sholat Isya dan tarawih berjamaah, karena gendong adek berat, sementara abah jadi imam, jadi nggak bisa gendong adek. Pulangnya udah jam 22.30 malam, odang dan hannah kecapekan. Akhirnya besoknya nggak bisa ikutan acara buka puasa bersama di Delft. Beberapa hari kemudian keluarga tante Herry juga main ke rumah. Kalau buka puasa di rumah tante Irma, disana banyak teman yang seumur odang, seperti biasa groupnya ghifari, uni safira, Wildan, si Teteh Nailah, adek Kamilah, dan Aa' Anwar. Odang juga seneng naik tram lagi, selama ini kami kan udah jarang naik tram. Kami lebih suka naik bus karena lebih gampang naikin gerobak mereka berdua, kalau tram tangganya tinggi dan seringnya space yang untuk gerobak penuh. Jadi biarpun harus muter-muter dulu abah dan ummi lebih pilih naik bus. Cuma untuk rute ke rumah tante Irma memang harus dicapai dengan tram dan nyambung bus.

Lebaran kemarin, kami juga nggak kemana-mana. Ummi kena grip (flu dan demam berat, ini flunya orang Belanda) sehari sebelum lebaran. Mungkin selain karena perubahan cuaca, ummi juga kecapekan dan kurang tidur. Hannah hampir sama parahnya dengan ummi. Abah kena batuknya dan odang sekarang juga mulai batuk dan pilek. Cuma abah yang pergi sholat Ied itupun di masjid Maroko. Tadinya kami berencana sholat di masjid Al Hikmah Den Haag, biar sekalian lebaran dengan warga Indonesia disana, tapi ya batal. Ummi juga nggak sempet masak apa-apa, kangen dan ngiler aja waktu denger eyang Uthi cerita di telepon, dirumah sana masak makanan khas lebaran, kebayang deh lezat dan aromanya. Cuma kemarin abah undang beberapa kenalan dekat datang ke rumah. Akhirnya jadi juga ummi masak. Ada Oom Zulfan dan tante Meimei datang sama Raisa selain Oom-oom lainnya. Wah, senengnya odang. Raisa itu lucu dan ceria banget, odang aja dengan senang hati dan suka rela, kasih pinjem helm kura-kura, tas dinas kedokteran dan sepeda roda tiganya untuk Raisa. Padahal semua barang-barang itu nggak akan pernah dikasih pinjem ke orang lain... Lihat deh gayanya Raisa yang pas mau difoto dia pake helm kura-kura tapi pakenya nutupin muka, katanya dia lagi jadi dokter, amin, sama ya sama Odang yang pengin jadi dokter.

Tuesday, October 25, 2005

HARAPAN DAN DOA ABAH-UMMI





Den Haag, 25 Oktober 2004


Alhamdulillah dan kami sangat bersyukur kehadhirat-Nya, hari ini putri kami yang kedua genap berusia satu tahun. Puteri kami yang kedua lahir tanggal 25 Oktober 2004, jam 08.10 pagi. Puteri ini kami beri nama Hannah Lubna Haags-Alimah dengan nama panggilan Hannah. Sama dengan kelahiran kakaknya—Odang Jasmijn—Hannah juga lahir di Westeinde Ziekenhuis (Den Haag), di Ruang Bersalin “Prinses Máxima Kinderafdeling”; hanya hari dan waktu, kamar bersalin, perawat dan dokternya yang berbeda. Selama kehamilan, Hannah dan Ummi ditangani oleh Verloskundigen Rijswijk dengan bidan Bernadet van Baars dan Mareti Visser dan paska kelahiran oleh Delfland Kraamzorg.

Hannah bermakna kasih-sayang dan perhatian (affection), dan kami berharap Hannah memiliki sifat kasih-sayang, santun dan perhatian kepada orang lain dan lingkungannya; begitu juga sebaliknya.

Sedangkan kata Lubna berarti sejenis pohon yang mengeluarkan cairan seperti susu tetapi rasanya lebih manis daripada madu. Disamping itu, ia juga bermakna sesuatu yang diinginkan, tujuan yang hendak dicapai, atau sesuatu yang menghasilkan susu. Disamping itu, Lubna juga nama seorang Shahabiyah. Sifat afeksi Hannah hendaknya mengandung kebaikan dan manfaat bagaikan ‘lubna’ bagi orang lain.

Haags adalah adjektif dari Den Haag, kota kelahiran Hannah. Sebagai kata sifat, Haags menjelaskan kata Alimah yang bermakna perempuan yang berilmu dan cerdas.

Do’a dan harapan kami sebagai orangtua, semoga Hannah tumbuh sebagai seorang yang penuh kasih-sayang yang memberikan kebaikan dan manfaat bagi lingkungannya berbasis pada ilmu pengetahuan, ketrampilan dan kreativitas serta sholihah.

Semoga harapan yang kami terakan di sini—pada saatnya—bisa dipahami Hannah, dan Allah (SWT) melimpahkan kemudahan kepada kami semua untuk mencapainya.

Dari Abah dan Ummi.

Tuesday, October 18, 2005

Herfst

Herfst atau musim gugur udah mulai terasa di Trekweg...daun-daun mulai kuning, coklat dan merah tembaga dan saat angin berhembus daun-daun itu merontokkan diri bersama. Pohon-pohon bersiap "tidur" di musim dingin nanti. Ummi dan abah selalu menceritakan perubahan-perubahan alam yang terjadi terutama belakangan ini.

Kemarin waktu muncul bulan purnama, dari jendela besar di ruang tamu odang dan adek terpesona dan baru ngeh sama bentuk bulan yang bulat besar itu. Kemarin-kemarin kan odang tahunya bulan itu bentuk sabit (ada lagunya ya: bulan sabit di awan...) juga digambar2 di buku bulan seringnya berbentuk sabit. Juga kalau pas pulang sekolah, kalau lewat di depan taman, kami sering berhenti dulu lihat sarang laba-laba, burung, bebek dan memungut buah-buah oak yang berjatuhan. Sampai di rumah odang jadi suka main laba-laba, tangannya yang kecil itu merambat-rambat di muka ummi, ih...geli,nak! Buah-buah oak kami kumpul di sebuah wadah, bersama daun dan mawar kering, ditaruh di kamar mereka. Juga waktu hujan di hari panas, selembar pelangi melingkar di cakrawala. Dari balkon belakang kelihatan jelas sekali. Baru kali itu odang melihat pelangi, terus langsung nyanyi pelangi ciptaan Allah...

Beberapa pekan ini ummi memang lumayan sibuk, jadi nggak sempat posting. Tapi ummi tetap mencatat di kepala dan mengabadikan moment2 perkembangan dua bidadari ummi. Adek sekarang bener-bener aktif memanjat, apa aja dipanjat termasuk kursi, kursi wc odang, sampai ke meja komputer. Senengnya kalau memanjat jendela besar ruang tamu, dia bebas lihat apa saja di bawah, orang naik sepeda, oma yang bawa anjingnya jalan-jalan, anak-anak yang main...Beberapa kali adek jatuh, untungnya bukan dari atas meja atau kursi, kalo yang kayak begini mudah-mudahan nggak deh! Dua mungil itu juga suka berantem, kalo berantem suka tarik-tarik baju dan pukul (untung pukulnya nggak keras sih) yang galak justru adek. Makanya pengawasan ummi betul-betul intensif, makanya jadi nggak bisa ngapa-ngapain. Kalau adek lagi nggak sholehah, odang suka ikut gaya ummi kalo lagi nasehatin atau marahin adek, "Adeekkk...nggak boleh! Nanti kan rusak..." sambil telunjuk kecilnya ngacung-ngacung dan matanya melerok!

Image hosted by Photobucket.com


Adek juga berani berusaha jalan sendiri, biarpun ummi nggak mentatah, dia nekat coba sendiri. Berusaha berdiri, terus jalan 3-4 langkah dan jatuh. Begitu terus, seolah-olah ngejar target umur satu tahun nanti udah harus bisa jalan hehehehe... Mereka berdua juga sejak Ramadhan ini, suka banget ikut sholat berjamaah, bahkan odang yang suka teriak "Yuk sholat..."waktu denger azan dari komputer. Terus odang minta jilbabnya, adek digendong abah, kami sholat. Odang ikut sholat bener-bener dari awal sampai akhir. Terus berdoa, dan salam ke abah dan ummi, adek juga udah ngerti kalau diajak salam dia akan cium tangan ummi dan abah. Alhamdulillah...cuma odang kalau disuruh belajar Iqro dg lihat buku iqronya dia nggak mau, jadi mau nggak mau ummi pake cara lain. Ummi tulis huruf2 hijaiyyah itu di papan tulis magnetnya, terus odang ummi minta nebak huruf apa yang ummi tulis. Mmm...jadi tampaknya odang nggak suka kalo belajar terlalu serius.

Wednesday, October 05, 2005

100% bebas euyy...

Marhaban yaa Ramadhan... Alhamdulillah sudah datang lagi tamu agung itu. Nggak terasa, bagi odang ini adalah Ramadhan ke 3 sementara untuk adek adalah yang pertama. Ummi udah cerita-cerita dikit tentang puasa ke odang, terus niatnya sih mau melatih 2 jam-2 jam, cuma hari pertama sahur odang masih tidur, jadi nggak ikutan sahur.

***
Pekan kemarin, kami nggak kemana-mana, tapi dikunjungi tante-tante yang juga bawa anak-anaknya. Ramai... ada Gifari, Shafira, Wildan, Salsabila, si Teteh Nailah dan Kamilah.Lagi-lagi ummi nyesel banget nggak sempet potret mereka, padahal jarang-jarang bisa kumpul semua gitu...Odang seneng kedatangan banyak teman.

***
Alhamdulillah odang sekarang udah nggak pup di celana, sejak seminggu ini kalau mau pup udah bilang dan minta diantar ke WC. Udah lega beneran sekarang ummi, plong gitu toilet trainingnya (pup sama plasen) udah 100% berhasil. Jadi kuncinya memang harus sabar dan konsisten. Kiat ummi kalo bujuk odang, "odang jangan e'e' di celana ya, kasihan itu bear-nya masa die'e'-in" Odang biasanya bilang, "Iya, kasihan ya ummi bearnya..." kebetulan celana-celana odang ada gambar-gambarnya. Meski diawal-awal ya tetep aja e'e' di celana tapi lama-lama odang ngerti kapan terasa mau pup atau kadang-kadang dia bilang mau pup tapi ternyata cuma plasen. Kalau sekarang sih dia udah bisa bedain mana sakit perut mau pup dan plasen. Adek tiap odang ke WC juga maunya ikutan masuk, terus berusaha manjat tangga WC plastiknya odang.

***
Image hosted by Photobucket.comAdek lagi suka banget naik-naik ke box mainan dan kursi, favoritenya kursi kecil meja komputer. Terus sambil berdiri dia ngoprek keyboardnya, serius ngetik ceritanya. Adek juga semangat latihan jalan, nggak suka dia liat ummi atau abah duduk di depan komputer, pasti narik-narik paksa cari jari-jari ummi dan abah minta di tatah. Ya udah, nurutin aja maunya adek yang minta jalan keliling rumah, keluar masuk kamar, dapur... kalo diajak tatah gitu, adek ketawa2 kesenengan. Kalo ummi lagi males biasanya adek usaha sendiri, ngerembet di dinding, sesekali lepas tangan, jalan dua tiga langkah dan jatuh deh...Image hosted by Photobucket.com
***


Pekan kemarin odang dapat banyak hadiah dari ummi dan abah. Abah beliin sepeda roda tiga karena odang pengin sepeda yang ada genjotannya. Scooty kecilnya dikasih ke adek. Terus ummi beliin buku pop up "Crocodile ben je klaar" Wah ini lagi jd buku favorite odang dan adek, tiap hari pasti minta dibacain, soalnya buku pop upnya bagus harganya juga murah lagi aanbieding.Image hosted by Photobucket.com


Odang juga dapat celana monyet dari ummi. Celana monyet ini ummi bikin sendiri, jahitan perdana ummi. Karena ummi nggak bisa bikin pola, jadinya ummi njeplak aja ke celana aslinya. Bikinnya lama, 2 bulan, soalnya selain sibuk juga kalau pas salah ummi nunggu mood lagi untuk ngeberesinnya. Alhamdulillah odang suka pakenya dan minta ditambah asesori tempelan jerapah. Yah, nanti dibeliin deh tempelannya di pasar.

Image hosted by Photobucket.comLumayan juga, ummi udah rencana mau bikin baju sendiri. Abah setelah periksa hasil jahitan ummi akhirnya dengan suka rela mau juga jadi "korban" berikutnya hahaha...bahan kodorai yang beli di pasar tempo hari mau ummi bikinin celana buat abah. Tapi ya itu....sabar menunggu mood hehehehe....

Sunday, September 25, 2005

Pipis di halte...

Hari sabtu kemarin kami ke rumah tante risah umminya teteh Nailah. Pekan sebelumnya juga. Mereka kan baru aja pindah rumah ke dekat centrum Delft. Wah, senengnya odang ketemu lagi sama si teteh, begitu juga si teteh. Duh, teh...itu kok makin sekel aja badannya...ummi seneng lihat lengan dan kaki teteh nailah, juga adek Kamilah hihihihi...Kebetulan kemarin juga ada Wildan dan uni Safira jadi makin rame deh. Oya, ummi dikasih majalah sama tante Irma (tante Irma tahu aja ummi seneng sama majalah pernak pernik), tante Rini kasih titipan dari Ayu temennya odang (padahal cuma pernah ketemu sekali lho) Alhamdulillah makasih tante-tante...

Satu hal lagi, pemandangan disekitar centrum Delft (dekat gereja tempat ngubur keluarga kerajaan Belanda) itu kan udah kayak kota tua, bangunan-bangunannya tua, seneng lihatnya. Nah kemarin kebetulan ummi mau beli jarum mesin jahit, kami putuskan dari rumah si teteh jalan kaki ke centrum. Nggak jauh...kebetulan lagi ada hari pasar. Cuma udah muter-muter ternyata nggak ada yang jual (kitanya kali yang nggak tahu tempatnya), eh ummi lihat kringloop juga. Bagus lho tempatnya kapan-kapan pengin juga lihat-lihat.... Jalan-jalan di centrum Delft jadi inget dulu kesana sama Eyang kakung dan Eyang Uti cari souvenir.

Karena barang yang dicari nggak ada, akhirnya jalan kaki lagi lewat gang-gang (gang disana bersih dan nyaman) ke tempat foto copy di depan stasion Delft, abah perlu mengcopy beberapa bahan presentasi besok. Masuk ke toko fotocopy udah kayak masuk oven, panas dan bau tinta! Dari pada nanti anak-anak ribut mending ummi nunggu di halte aja sama odang dan adek. Abah akhirnya antar kami ke halte di depan stasion. Awalnya anak-anak pada sholehah, tapi mungkin karena kelamaan nunggu akhirnya adek mulai ribut apalagi matahari bener-benr lagi mencorong, panas. Puncaknya odang mulai gelisah mau pipis. Wah, bingung juga dimana mau pipisin odang. Alhamdulillah, save by the bell...pas banget abah datang. Akhirnya abah pipisin odang di Halte! Waduh, udah kayak di kampung aja deh ngewer ditempat. Udah gitu pipisnya odang buanyak lagi hehehe....Tapi gimana lagi, dari pada ngompol di celana. Lahian ummi juga sering sih lihat kalo anak-anak bule juga suka dipipisin orang tuanya di jalan kayak odang. Udah lumrah kali ya jadi orang-orang juga nggak kelihatan heboh lihat odang pipis...

Setelah itu kami naik tram, pas turun di halte lorenzplein ada ibu2 keturunan yang nyapa kita. Awalnya kita tanggapi selayaknya ketemu orang Indonesia di perantauan, tapi...lama-lama si ibu ini kok makin aneh dan ngaco ya. Soalnya dia makin gencar tanya ini itu tentang kita, terus pas kita udah pamitan mau jalan lagi ke AH (adek waktu itu udah heboh nangis-nangis karena udah ngantuk berat) eh, dianya ngikutin sambil terus tanya macem-macem. Wah...nggak beres nih. Kayaknya dia rada-rada sinting...soalnya ngomongnya ngaco-ngaco. Alhamdulillah setelah kita masuk ke AH dia nggak ngikutin lagi. Kalo diinget-inget ini udah yang keberapa kali ya kita ketemu orang sinting? Ternyata banyak juga orang Indo yang sinting disini...


Sunday, September 11, 2005

Alhamdulillah, Gefeliciteerd Nak!

Alhamdulillah...senengnya Ummi dan Abah, odang udah nggak ngompol lagi! Jadi udah dites dari dua pekan kemarin, siang dan malam udah nggak perlu pake diaper lagi, kalo mau pipis juga udah bilang, "Ummi, ik wil plassen..." Terus kemarin uji coba ke rumah tante Irma juga nggak pake diaper, udah lulus juga. Cuma kalo pup masih kebobolan...yah, pelan-pelan aja lah belajarnya. Terus hari senin kemarin juga udah dicoba saat di sekolah. Sebelum masuk kelas odang ke WC dulu, setelah itu ummi bilang ke Juffnya bahwa odang lagi toilet training. Juffnya janji akan bawa odang 2 kali ke WC untuk pipis. Alhamdulillah, kali ini juga berhasil.

Pernah suatu sore, waktu ummi musti ambil sepatu ke Penders (sepatu khusus untuk kaki ummi), kali ini ummi pergi sendiri, abah odang dan adek di rumah (ini juga pertama kali adek ditinggal ummi), pulangnya ummi dapet laporan dari abah kalo odang ngompol di kamar belakang terus souvenirs keramik ummi juga dipecahinnya. Ummi bilang, "ummi marah sama odang kalo odang nggak sholehah gitu..." Eh, malamnya odang malah ngompol (wah, nggak biasanya) basah semua sampe bajunya juga. Ummi sediiihhh sekali! Ummi bangunin odang terus ke kamar mandi ganti baju. Ummi bilang ke odang, "kenapa odang pipis nggak bilang?" Sambil ngantuk-ngantuk odangnya diam, tapi mukanya itu bener-bener ngerasa bersalah banget. Ummi jadi kasihan. Setelah itu Odang tidur lagi. Ummi pikir, apa karena ummi tinggal terus Odang berulah mecahin keramik dan ngompol? Paginya, odang seperti biasa minta pipis. dan seharian itu nggak ngompol lagi. Alhamdulillah...Ummi khawatir kejadian ngompol lagi itu menggagalkan toilet training yang udah berhasil, ternyata nggak. Alhamdulillah, odang ngerti waktu ummi nasehatin dan ingetin supaya nggak ngompol lagi.


Image hosted by Photobucket.com


Oya, beberapa hari belakangan ini Ummi rajin ke toko buku. Bukan apa-apa, kebetulan Tante Juli (Mhs UVA yang kemarin pulang ke Indo) ngasih beberapa coupon potongan buku. Duh tante...ummi seneng banget, soalnya udah lama nih nggak beli buku dan belakangan emang kepingin banget beli cuma nggak punya dana untuk beli buku. Jadilan coupon-coupon itu ummi pake untuk beli beberapa buku. Sebagian besar tentu buku untuk ummi dan sebagian lagi buku untuk Odang. Ummi beli buku teknik membuat komik 2 buah kebetulan juga lagi aanbieding dan majalah membuat pola baju. Odang beli buku Dikkie Dik yang paket koffertje ada CDnya sama Noddy. Selain itu abah juga ngebeliin ummi buku Harry Potter (hehehe...ini ummi penasaran banget dari dulu pengin tahu tulisannya si J.K Rowling itu kayak apa sih, kok heboh. Nggak apa-apa deh telat yang penting masih sempet baca dan tahu isinya) yang versi Inggris, tebel banget. Alhamdulillah, terima kasih Tante Juli, kenang-kenangan buku Insya Allah lebih berguna dan semoga kalau itu bisa dimanfaatkan bisa bernilai pahala ya. Amin.

Terus Adek? Yah, adek lagi sibuk bilang, "hap-hap-hap" kalo odang dan ummi nyanyi Smakelijk Eeten. Adek juga lagi semangat makan, ya dek, biar agak gemuk dikit, udah menjelang oktober nih sebentar lagi periksa ke konsultasi biro...

Generasi Covid, Magical Generation??

Alhamdulillah, akhirnya Odang lulus SMA... meski rasanya kok kayak nggak lulus beneran karena tidak ada UNBK dan lulus dalam kondisi di r...