Herfst atau musim gugur udah mulai terasa di Trekweg...daun-daun mulai kuning, coklat dan merah tembaga dan saat angin berhembus daun-daun itu merontokkan diri bersama. Pohon-pohon bersiap "tidur" di musim dingin nanti. Ummi dan abah selalu menceritakan perubahan-perubahan alam yang terjadi terutama belakangan ini.Kemarin waktu muncul bulan purnama, dari jendela besar di ruang tamu odang dan adek terpesona dan baru ngeh sama bentuk bulan yang bulat besar itu. Kemarin-kemarin kan odang tahunya bulan itu bentuk sabit (ada lagunya ya: bulan sabit di awan...) juga digambar2 di buku bulan seringnya berbentuk sabit. Juga kalau pas pulang sekolah, kalau lewat di depan taman, kami sering berhenti dulu lihat sarang laba-laba, burung, bebek dan memungut buah-buah oak yang berjatuhan. Sampai di rumah odang jadi suka main laba-laba, tangannya yang kecil itu merambat-rambat di muka ummi, ih...geli,nak! Buah-buah oak kami kumpul di sebuah wadah, bersama daun dan mawar kering, ditaruh di kamar mereka. Juga waktu hujan di hari panas, selembar pelangi melingkar di cakrawala. Dari balkon belakang kelihatan jelas sekali. Baru kali itu odang melihat pelangi, terus langsung nyanyi pelangi ciptaan Allah...
Beberapa pekan ini ummi memang lumayan sibuk, jadi nggak sempat posting. Tapi ummi tetap mencatat di kepala dan mengabadikan moment2 perkembangan dua bidadari ummi. Adek sekarang bener-bener aktif memanjat, apa aja dipanjat termasuk kursi, kursi wc odang, sampai ke meja komputer. Senengnya kalau memanjat jendela besar ruang tamu, dia bebas lihat apa saja di bawah, orang naik sepeda, oma yang bawa anjingnya jalan-jalan, anak-anak yang main...Beberapa kali adek jatuh, untungnya bukan dari atas meja atau kursi, kalo yang kayak begini mudah-mudahan nggak deh! Dua mungil itu juga suka berantem, kalo berantem suka tarik-tarik baju dan pukul (untung pukulnya nggak keras sih) yang galak justru adek. Makanya pengawasan ummi betul-betul intensif, makanya jadi nggak bisa ngapa-ngapain. Kalau adek lagi nggak sholehah, odang suka ikut gaya ummi kalo lagi nasehatin atau marahin adek, "Adeekkk...nggak boleh! Nanti kan rusak..." sambil telunjuk kecilnya ngacung-ngacung dan matanya melerok!
Adek juga berani berusaha jalan sendiri, biarpun ummi nggak mentatah, dia nekat coba sendiri. Berusaha berdiri, terus jalan 3-4 langkah dan jatuh. Begitu terus, seolah-olah ngejar target umur satu tahun nanti udah harus bisa jalan hehehehe... Mereka berdua juga sejak Ramadhan ini, suka banget ikut sholat berjamaah, bahkan odang yang suka teriak "Yuk sholat..."waktu denger azan dari komputer. Terus odang minta jilbabnya, adek digendong abah, kami sholat. Odang ikut sholat bener-bener dari awal sampai akhir. Terus berdoa, dan salam ke abah dan ummi, adek juga udah ngerti kalau diajak salam dia akan cium tangan ummi dan abah. Alhamdulillah...cuma odang kalau disuruh belajar Iqro dg lihat buku iqronya dia nggak mau, jadi mau nggak mau ummi pake cara lain. Ummi tulis huruf2 hijaiyyah itu di papan tulis magnetnya, terus odang ummi minta nebak huruf apa yang ummi tulis. Mmm...jadi tampaknya odang nggak suka kalo belajar terlalu serius.
No comments:
Post a Comment